Belajar Seni: Mengejar Kreativitas dengan Santai

Seni adalah ekspresi kreatif yang memungkinkan kita untuk berkomunikasi, merayakan keindahan, dan mengeksplorasi imajinasi. Belajar seni bukan hanya tentang menghasilkan karya yang indah, tetapi juga tentang proses eksplorasi dan pemahaman diri. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi berbagai aspek tentang belajar seni dengan santai dan bagaimana seni dapat menjadi bagian berharga dalam hidup kita.

Mengapa Seni Penting dalam Hidup Kita?

Seni memiliki peran yang signifikan dalam hidup kita. Ini tidak hanya tentang melukis atau menggambar, tetapi juga tentang berbagai bentuk ekspresi kreatif seperti musik, tari, patung, dan bahkan seni digital. Berikut adalah beberapa alasan mengapa seni penting dalam kehidupan kita:

1. Ekspresi Diri

Seni memungkinkan kita untuk menyampaikan perasaan, pemikiran, dan pengalaman kita dengan cara yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Ini adalah cara untuk menggambarkan siapa kita.

2. Penyembuhan Emosional

Seni dapat berperan sebagai alat penyembuhan emosional. Melukis, menggambar, atau menciptakan karya seni lainnya dapat membantu kita mengatasi stres dan kecemasan.

3. Peningkatan Kreativitas

Belajar seni merangsang imajinasi dan kreativitas kita. Ini membantu kita berpikir di luar kotak dan menemukan solusi yang inovatif dalam kehidupan sehari-hari.

4. Memahami Kebudayaan

Seni mencerminkan budaya dan sejarah masyarakat. Ini membantu kita memahami latar belakang budaya yang berbeda dan menghargai keragaman dunia.

5. Peningkatan Fokus dan Konsentrasi

Melakukan seni memerlukan fokus dan konsentrasi yang tinggi. Ini membantu meningkatkan kemampuan kita untuk fokus pada tugas-tugas lain dalam hidup.

6. Pemberdayaan Individu

Belajar seni dapat meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri. Ketika kita berhasil menciptakan karya seni, kita merasa lebih berdaya.

7. Hubungan Sosial

Seni dapat menjadi penghubung sosial. Mengikuti kelas seni atau terlibat dalam komunitas seni dapat membantu kita bertemu dengan orang-orang yang memiliki minat serupa.

8. Pencapaian yang Memuaskan

Menyelesaikan sebuah karya seni memberikan rasa pencapaian yang memuaskan. Ini adalah bentuk hadiah dari usaha dan ketekunan kita.

Belajar Seni dengan Santai: 15 Cara Terbaik

1. Bergabung dengan Kelas Seni

Jika Anda pemula, bergabung dengan kelas seni adalah langkah yang baik. Anda akan belajar dasar-dasar teknik seni dan mendapatkan bimbingan dari instruktur.

2. Eksplorasi Berbagai Media

Cobalah berbagai media seni seperti cat air, pensil warna, tinta, atau bahkan seni digital. Ini akan membantu Anda menemukan media yang paling Anda nikmati.

3. Amati Karya Seni Lain

Berjalan-jalanlah ke galeri seni atau museum lokal untuk mengamati karya seni dari seniman lain. Ini dapat menjadi sumber inspirasi yang besar.

4. Praktek Rutin

Seperti kebanyakan hal dalam hidup, latihan adalah kunci. Luangkan waktu setiap hari atau minggu untuk berlatih seni.

5. Terlibat dalam Proyek Seni

Terlibat dalam proyek seni tertentu, seperti membuat sketsa setiap hari atau menciptakan serangkaian lukisan dengan tema yang sama.

6. Ikuti Tutorial Online

Tutorial seni online adalah sumber daya yang berharga. Anda dapat menemukan banyak tutorial gratis yang mengajarkan teknik-teknik berbeda.

7. Bergabung dengan Komunitas Seni

Bergabunglah dengan komunitas seni di lingkungan Anda atau online. Ini akan memberi Anda kesempatan untuk berbagi karya Anda dan mendapatkan umpan balik.

8. Ekspresikan Emosi Anda

Gunakan seni sebagai outlet untuk ekspresi emosi Anda. Lukislah atau gambarkan perasaan Anda pada kanvas.

9. Temukan Tema Anda

Cari tahu tema yang paling Anda nikmati dalam seni. Apakah itu alam, potret, abstrak, atau hal lainnya.

10. Beri Waktu pada Kesalahan

Jangan takut membuat kesalahan. Kesalahan adalah bagian dari proses belajar seni. Terimalah mereka dan gunakan sebagai pelajaran.

11. Jelajahi Seni Berdasarkan Inspirasi

Temukan inspirasi dari lingkungan sekitar Anda. Bisa saja dari alam, orang-orang, atau pengalaman pribadi.

12. Pertimbangkan Seni Sebagai Hiburan

Jangan terlalu keras pada diri sendiri. Pertimbangkan seni sebagai hiburan dan kesenangan, bukan hanya sebagai tugas.

13. Gunakan Peralatan yang Sesuai

Pilih peralatan seni yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Peralatan yang baik dapat membuat proses seni lebih mudah dan menyenangkan.

14. Berbagi Karya Anda

Jangan takut untuk berbagi karya seni Anda dengan teman, keluarga, atau di platform online. Umpan balik dapat membantu Anda tumbuh sebagai seniman.

15. Nikmati Setiap Proses

Yang paling penting, nikmati setiap proses belajar seni. Jangan terlalu fokus pada hasil akhir, tetapi cintai perjalanan.

Pertanyaan Umum tentang Belajar Seni

1. Saya merasa saya tidak punya bakat seni. Apakah saya masih bisa belajar seni?

Tentu saja! Bakat seni bukanlah persyaratan utama untuk belajar seni. Semua orang dapat belajar seni dengan latihan dan ketekunan.

2. Apa yang harus saya lakukan jika saya mengalami blok seni atau kehilangan motivasi?

Ini adalah hal yang wajar. Cobalah beristirahat sejenak, cari inspirasi baru, atau mencoba media seni yang berbeda untuk mengatasi blok seni.

3. Apakah seni hanya untuk orang muda?

Tidak sama sekali! Seni dapat dinikmati oleh orang dari segala usia. Banyak seniman yang memulai perjalanan seni mereka di usia yang lebih tua.

Penutup

Belajar seni adalah perjalanan yang memuaskan dan memuaskan. Ini adalah cara untuk mengekspresikan diri, mengasah kreativitas, dan merenungkan dunia di sekitar kita. Jika Anda belum mencobanya, sekarang adalah waktu yang sempurna untuk memulai. Temukan kebahagiaan dalam setiap goresan kuas dan ekspresikan diri Anda melalui karya seni yang unik.

Keunikan Rumah Adat di Indonesia

Indonesia menjadi salah satu negara di dunia yang begitu kaya. Kaya akan sumber daya alam, dan tentunya kaya akan budaya. Bayangkan, di Indonesia banyak sekali suku yang mendiami setiap daerah. Adat dan budaya setiap suku pun berbeda dengan suku yang lain.

Salah satu yang paling mencolok adalah rumah ada yang dimiliki oleh suku – suku yang ada di Indonesia. Perbedaan rumah adat di Indonesia tak lepas dari fungsinya. Dimana, setiap rumah ada memiliki fungsi masing – masing berdasarkan lokasi yang ditempati. Misalnya saja suku yang mendiami area pesisir pantai, suku yang dekat dengan hutan, dan lainnya.

Inilah mengapa bentuk dari rumah ada berbeda – beda setiap suku daerah. Rumah adat ini masih tetap berdiri terutama bagi masyarakat yang tinggal di pedalaman dan sangat mempertahankan ajaran luhur nenek moyang. Bahkan, di tengah modernnya zaman ini, masyarakat suku tertentu yang sudah tinggal di perkotaan, masih memegang teguh aturan pembuatan rumah berdasarkan adat istiadatnya.

Keunikan rumah adat di Indonesia ini bahkan sudah terkenal hingga ke dunia, seperti berikut ini:

Rumah Joglo

Joglo adalah ciri rumah adat di Jawa. Rumah Joglo memiliki beberapa area di dalamnya, seperti pendapa, pringgitan, dalem, sentong, gandok tengen, dan gandok kiwo. Di setiap bagian ini memiliki fungsi masing – masing. Seperti di area pendapa yang difungsikan sebagai ruang pertemuan. Di sini terdapat struktur konstruksi soko guru yang menjadi ciri khas Rumah Joglo.

Kini, bentuk bangunan Rumah Joglo selain sebagai rumah, juga banyak diadaptasi untuk rumah makan atau gedung pertemuan. Karena bentuknya yang lebar sehingga mampu menampung banyak orang.

Rumah Gadang

Rumah Gadang adalah rumah adat dari Sumatera Barat. Rumah Gadang ini begitu megah, tampak dari atapnya yang begitu unik. Ruangan di dalam Rumah Gadang ini tidak memiliki sekat kecuali pada kamar tidurnya. Pada bagian rumah terdapat ukiran – ukiran atau ornamen yang umumnya bermotif akar, bunga, daun, dan bidang persegi empat serta genjang.

Rumahnya yang panjang pun begitu unik dengan hiasan dan warna yang menyala. Meskipun rumah ini besar dan panjang, namun dapur di Rumah Gadang dibangun terpisah di bagian belakang rumah.

Rumah Rakit

Jika biasanya rumah berdiri di atas tanah, berbeda dengan rumah adat di Bangka Belitung ini. Rumah Rakit namanya, yang menggambarkan keberadaan rumahnya. Rumah ini dibangun di atas sungai, karena sungai dianggap sebagai sumber mata pencaharian dan sumber makanan bagi masyarakat.

Material rumah yang digunakan berasal dari bambu jenis mayan, yang memiliki karakteristik dapat mengambang di atas perairan. Selain sebagai lantai, juga digunakan sebagai dinding. Serta bambu – bambu ini dikaitkan dengan anyaman rotan.

Rumah Tongkonan

Rumah Tongkonan adalah rumah adat masyarakat Toraja. Yang membuat rumah ini unik adalah bagian atapnya, seperti perahu terbalik yang bagian ujung depan dan belakangnya menjulang tinggi. Rumah Tongkonan dibangun tinggi, dimana bagian dalam rumah digunakan sebagai tempat tidur dan dapur. Sementara bagian depan rumah digunakan sebagai lumbung padi.

Rumah Honai

Di Papua, terdapat rumah adat unik bernama Rumah Honai. Rumah ini seperti jamur, bulat di bagian atapnya. Rumah adat ini tidak terlalu besar, yang mana dindingnya terbuat dari kayu dan atapnya terbuat dari rumput kering.

Rumah Sade

Di Lombok, terdapat rumah adat bernama Rumah Sade. Rumah ini begitu unik, yang menggunakan jerami dan alang – alang sebagai atapnya. Kayu penyangga, bambu, dan bedek menjadi material dinding rumah ini. Uniknya lagi, supaya lantai rumah ini keras, masyarakat menggunakan campuran kotoran kuda, kotoran kerbau, getah pohon bajur, serta abu jerami. Kemudian diratakan di lantai.

Itulah keunikan rumah adat di Indonesia yang sudah mendunia. Jadi semakin bangga jadi orang Indonesia, kan?

6 Tips Mengerjakan Skripsi

Setiap mahasiswa pasti mengalami fase pengerjaan skripsi sebagai tugas akhir masa perkuliahan dan agar mendapatkan predikat lulus dari universitas. Namun, kewajiban mengerjakan skripsi seringkali menjadi perjuangan tersendiri yang tak akan pernah bisa dilupakan oleh mahasiswa karena pasti membutuhkan pengorbanan yang nyata. Sebagai seorang akademisi, mahasiswa dituntut untuk menempuh sejumlah mata kuliah dan menerapkannya dalam proses pembuatan skripsi.

Fakta dilapangan membuktikan, proses pengerjaan skripsi tak hanya sekedar melakukan riset dengan pergi ke perpustakaan maupun riset lapangan, kemudian berkonsultasi dengan dosen pembimbing, namun jika dibutuhkan trik khusus agar skripsi yang dibuat lebih mudah dikerjakan dan minim revisi.

Bagi kalian yang masih di tahapan pengerjaan skripsi dan ingin skripsi anda cepat selesai, dilansir dari www.tambahpinter.com, ada beberapa tips yang bisa anda simak agar proses pengerjaannya jadi lebih lancar dan dapat selesai tepat waktu:

Kenali Minat dan Topik Penelitian Sejak Awal

Sebelum mulai mengerjakan skripsi, sebaiknya kenali minat penelitian anda. Setelah anda menemukan minat penelitian, akan lebih mudah bagi anda untuk memilih topic dan mengambil langkah penelitian selanjutnya. Minat penelitian disini adalah memilih bahasan apa yang anda minati selama perkuliahan anda. Misalnya, sebagai mahasiswa Jurusan Ekonomi Management, anda tertarik untuk membahas mengenai bitcoin misalnya. Dengan begitu, anda bisa mengerucutkan minat tersebut menjadi topic penelitian “Analisa Bitcoin”.

Lakukan Tinjauan Pustaka Mengenai Topik yang Akan di Bahas

Setelah menentukan minat dan topic yang akan anda bahas di penelitian anda, akan lebih mudah bagi anda untuk melakukan tinjauan pustaka. Langkah ini bisa anda lakukan dengan cara membaca penelitian terdahulu yang berhubungan dengan bitcoin dan sejenisnya, atau mencari jurnal keluaran 5 tahun terakhir yang membahas hal serupa. Nantinya, tinjaun pustaka ini bisa anda jadikan acuan bahwa skripsi anda layak dijadikan pertimbangan dan memiliki basis penelitian yang kuat dari penelitian terdahulu.

Setelah itu, tentukan tujuan penelitian, dan rumusan masalah yang sesuai. Dari analisa bitcoin tersebut, di bagian mana yang akan anda bahas. Pastikan bahwa yang akan anda bahas tidak sama persis dengan penelitian mengenai bitcoin yang pernah orang lain lakukan.

Konsultasi dengan Dosen Pembimbing

Setelah menentukan topic penelitian dan melakukan tinjaun pustaka hingga menemukan tujuan penelitian dan rumusan masalah. Catat semuanya poin tersebut sebelum mulai membuat janji bertemu dosen pembimbing. Anda bisa berkonsultasi dengan dosen pembimbing. Konsultasikan semua yang sudah anda tulis di catatan tersebut. Dosen pembimbing akan membantu anda memberikan beberapa masukan, pertanyaan yang sebetulnya berhubungan dengan apa yang akan diteliti namun berlum pernah terlintas di fikiran anda, atau membantu anda merangkai judul yang tepat.

Buat Perencanaan Pengambilan Data

Setelah mempersiapkan fundamental pembuatan skripsi seperti menentukan topic penelitian, hasil tinjauan pustaka hingga konsultasi dengan dosen pembimbing, langkah selanjutnya adalah membuat rencana pengambilan data lapangan maupun data pustaka.

Rencana pengambilan data ini termasuk bagaimana anda mengambil data yang akan di riset, dan kapan. Dengan membuat perencanaan pengambilan data jauh – jauh hari sebelumnya, anda bisa mengantisipasi kendala tidak terduga yang mungkin datang seperti kendala izin perusahaan atau desa setempat dimana anda harus mengambil data, jadwal narasumber yang ternyata bentrok, maupun data yang error.

Buat Jadwal Pengerjaan dan Target

Selain itu, anda juga harus membuat jadwal pengerjaan skripsi. Buatlah deadline kapan anda harus menyelesaikan proposal penelitian, sempro, melakukan riset, penulisan hasil penelitian, hingga kapan anda harus melakukan konsultasi dengan dosen anda. Setelah membuat jadwal pengerjaan ini, jangan lupa untuk selalu konsisten dalam mematuhi jadwal pengerjaan skripsi yang sudah anda tetapkan.

Itu dia 6 tips mengerjakan skripsi agar anda dapat lulus tepat waktu. Dalam proses pengerjaan skripsi, pihak Universitas tidak memberikan deadline kepada mahasiswanya seperti halnya anak sekolah. Untuk itu, mahasiswa harus memiliki kesadaran akan tanggung jawab mereka untuk lulus tepat waktu. Dan segala kendala dalam proses pengerjaan skripsi seharusnya bukan lagi hal yang menghambat mahasiswa untuk menyelesaikan kewajibannya. Semoga tips ini membantu anda dalam menyelesaikan tugas akhir anda.

Serba-Serbi Dunia Perkuliahan

Walaupun kita tahu jika Gerakan Wajib Belajar hanya 12 tahun hingga akhir masa SMA atau SMK, namun rasanya mengenyam bangku perkuliahan saat ini sudah menjadi hal umum bagi banyak orang. Bagi yang beruntung, menuntut ilmu di kampus sudah menjadi suatu keharusan demi masa depan yang gemilang. Maka tak jarang kita lihat, banyak anak kelas 3 SMA yang berlomba ikut ujian masuk universitas dan merasa senang sekali jika diterima. Sering sekali pula mereka ingin cepat-cepat masuk kuliah karena merasa lebih enak dibandingkan sekolah biasa. Et, tunggu dulu. Apakah betul dunia kuliah seperti itu? Pada artikel kali ini akan kita bahas mengenai hal tersebut.

Hal yang Dirasakan Saat Berkuliah

Mungkin banyak anak SMA yang menggambarkan dunia perkuliahan semenyenangkan ftv ataupun sinetron. Tapi apakah benar? Berikut adalah beberapa hal yang tidak dirasakan saat sekolah namun saat berkuliah.

  1. Kebebasan ada di genggaman

Selama Anda berkuliah, Anda akan lebih bebas dibanding saat bersekolah. Di perkuliahan tidak ada peraturan yang mengekang seperti menggunakan seragam ataupun rambut rapi, sehingga Anda lebih bebas dalam berpakaian serta tidak perlu khawatir razia rambut. Selain itu, Anda juga dibebaskan dalam memilih kelas yang Anda ambil sehingga Anda sendiri yang menentukan mata kuliah apa saja yang Anda mau dan mau berapa lama berkuliah.

  1. Jam kuliah lebih sedikit

Jika dibandingkan dengan masa sekolah, jam perkuliahan rasanya lebih sedikit. Waktu bersekolah, Anda mungkin harus masuk dari jam 7 hingga 2 atau 3 siang selama 5 hari. Bandingkan dengan waktu kuliah. Kita anggap maksimal mahasiswa mengambil 24 SKS. Satu SKS biasanya memakan waktu 50 menit. Maka dalam seminggu total jamnya adalah 20 jam. Jika dibagi 5 hari, maka perkuliahan hanya memakan waktu 4 jam sehari. Jadi jangan heran jika dalam satu harinya hanya masuk satu kelas, atau bahkan libur.

  1. Libur lebih banyak

Jika selama bersekolah libur semester hanya 2 minggu saja, maka saat kuliah Anda akan merasa puas. Secara umum, libur semester kuliah memakan waktu satu hingga 2 bulan. Jadi waktu kalian untuk bersantai di rumah semakin banyak ya.

  1. Tugas menumpuk

Namun dibalik kesenangannya, ternyata ada juga hal yang tidak menyenangkannya. Salah satunya adalah tugas yang bejibun. Di setiap mata kuliah, pasti Anda akan menemui beragam tugas, mulai dari tugas artikel, presentasi, kerja kelompok, latihan soal, hingga laporan praktikum. Maka tak heran jika Anda temui mahasiswa yang kurang tidur karena harus lembur.

  1. Tanggung jawab lebih besar

Dibalik kebebasan yang luas, ada tanggung jawab besar yang harus dipikul oleh mahasiswa. Meskipun bebas, namun mereka juga harus bisa mempertanggungjawabkan tugas, kewajiban serta waktu kuliahnya. Jangan sampai karena saking bebasnya, kuliah malah terabaikan sampai lama lulus.

  1. Menjadi anak kos

Dunia kuliah juga tidak bisa dilepaskan dari yang namanya anak kos. Bagi kebanyakan perantau, ngekos menjadi suatu pilihan untuk menetap di sana. Suasana kos menjadi satu hal yang akan dikenang selama berkuliah. Selain bebas, ada pengalaman bertahan hidup secara mandiri selama kost. Mulai dari mencuci, makan, sampai mengurus kamar sendiri. Belum lagi harus bergulat dengan perasaan rindu akan kampung halaman semakin menjadikan kegiatan ngekos terasa drama.

Hal yang Harus Dimaksimalkan Selama Berkuliah

Berkuliah bukan hanya sekedar belajar di tempat jauh. Ada proses pencarian ilmu di sana yang harus dimaksimalkan secara baik. Agar Anda bisa berhasil di dunia kuliah, ada baiknya Anda melakukan beberapa hal berikut ini.

  1. Belajar dengan serius

Yang namanya kuliah jelas tujuan utamanya mencari ilmu. Pastikan Anda benar-benar belajar di sana. Usahakan IPK Anda tetap bagus sehingga bisa berguna di masa depan. Jangan sampai Anda terlalu sering mengulang kelas karena akan sangat disayangkan waktunya.

  1. Ikut organisasi

Meskipun belajar perlu, namun jangan kesampingkan kehidupan sosial Anda. Jangan terlalu apatis dan mulailah ikut beberapa organisasi yang ada di lingkungan kampus. Ada beragam organisasi yang bisa Anda ikuti dan ambil peranan di sana. Anda juga akan mendapatkan banyak benefit dari situ. Mulai dari hard skill dan soft skill, jaringan, pengalaman, serta pencapaian yang akan bermanfaat kelak.

  1. Ikut lomba yang ada

Menjadi mahasiswa yang berprestasi tentu menjadi idaman banyak orang. Jika ada kesempatan, cobalah untuk ikut serta dalam lomba tingkat universitas, nasional, ataupun internasional. Rajinlah mencari informasi tentang lomba yang Anda minati serta persiapkan diri secara matang. Jika menang, tentu Anda akan mengharumkan nama baik Anda serta kampus serta benefit lainnya.

  1. Ikut kegiatan internasional

Pastikan Anda juga ikut serta dalam beberapa kegiatan di tingkat mancanegara. Ada banyak sekali jenisnya, mulai dari konferensi, seminar, hingga pertukaran pelajar. Anda akan mendapatkan banyak pengalaman, belajar budaya baru, serta menambah jejaring sosial Anda.

  1. Cari beasiswa

Selama berkuliah, ada banyak pihak yang menawarkan beasiswa untuk membantu mahasiswa. Anda bisa ikut serta dalam mencari beasiswa. Dengan mendapatkan beasiswa, Anda akan mendapat bantuan biaya untuk berkuliah. Selain itu, beberapa beasiswa juga memberikan pelatihan.

Itulah tadi beberapa hal mendasar yang perlu Anda ketahui saat berkuliah. Dengan memahami hal tersebut, Anda tentu lebih siap dalam menghadapi dunia kuliah nanti bukan?

10 Budaya Indonesia yang Dikenal Seluruh Dunia

Indonesia adalah negara kepulauan dengan banyaknya budaya yang tersebar di seluruh penjurunya. Keragaman budaya Indonesia ini bahkan dikenal oleh masyarakat dunia karena keunikan dalam jenis dan ritualnya, hingga beberapa kali mendapat pengakuan sebagai sebuah warisan. Apa sajakah budaya kita yang terkenal ke seluruh dunia?

Budaya Indonesia yang Terkenal di Dunia

Beberapa budaya di bawah ini adalah budaya yang cukup dikenal oleh masyarakat secara global. Yuk langsung bahas apa saja budaya-budaya tersebut.

  • Angklung

Angklung dinobatkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya milik Indonesia pada tahun 2011. Angklung sendiri adalah alat musik tradisional khas Jawa Barat yang tidak hanya dimainkan di berbagai kesempatan di Tanah Air, tetapi juga dibawa ke kancah internasional.

  • Keris

Kali ini, senjata tradisional khas Jawa Tengah yang dinobatkan UNESCO sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity pada tahun 2005. Selain digunakan oleh masyarakat lokal sebagai senjata, nyatanya keris dipercaya memiliki kekuatan magis dan didapuk sebagai senjata yang dituakan. Keris sendiri telah ada di Indonesia sejak abad ke-9 dengan bahan dasar logam, serta kayu, tulang atau tanduk hewan untuk gagangnya.

  • Wayang

Wayang adalah salah satu budaya Indonesia yang tersohor ke seluruh dunia. Bahkan, UNESCO telah menetapkan Wayang sebagai warisan budaya dunia milik Indonesia pada tahun 2003 lalu. Dari sini, Wayang makin dikenal banyak orang, di samping pertunjukannya yang memang sudah sering dilakukan di berbagai tempat. Wayang sendiri adalah seni pertunjukan dengan cerita tertentu yang diperankan oleh lakon-lakon seperti Bagong, Gareng, Petruk, dan Semar.

  • Tari Saman

Tari Saman adalah tari tradisional khas Aceh. Pada tahun 2011, tari ini juga diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda yang memerlukan perlindungan. Tari Saman tentu tidak hanya memukau masyarakat Tanah Air, tetapi juga masyarakat global. Tari Saman menampilkan gerak tepuk tangan yang tersinkronisasi dengan gerakan minimalis menggeserkan posisi duduk para penarinya. Dalam pertunjukannya, Tari Saman menggunakan syair dalam bahasa Arab dan Aceh.

  • Tari Kecak

Jenis tari lainnya yang terkenal hingga ke luar negeri adalah Tari Kecak. Tarian ini berasal dari Bali, yang memang sudah dikenal sebagai tempat tersohor di kalangan turis lokal maupun mancanegara. Tari Kecak dibawakan secara massal dan menampilkan unsur drama di dalamnya, misalnya mempertunjukkan seni peran antara Rama dan Sinta. Selain sebagai pertunjukan hiburan, tari ini masih digunakan sebagai salah satu bentuk ritual oleh penganut agama Hindu di Bali.

  • Tari Pendet

Tidak hanya Tari Kecak, satu lagi tarian khas Bali yang mampu mendunia adalah Tari Pendet. Awalnya, tarian ini adalah bentuk pemujaan dari rangkaian kegiatan keagamaan di Pura. Seiring dengan berjalannya waktu, Tari Pendet yang berperan sebagai bentuk penyambutan turunnya Dewa ini juga sering ditampilkan sebagai ucapan selamat datang dalam menyambut tamu. Umumnya, Tari Pendet dilakukan oleh penari perempuan.

  • Tari Barong

Konon, Tari Barong dipercaya telah hadir di Bali bahkan sejak zaman pra Hindu. Tarian ini menunjukkan pertarungan sosok baik dan bathil, serta identik dengan pelaksanaan secara massal. Barong sendiri melambangkan kebaikan, sementara simbol kebathilan atau kejahatan menggunakan sosok yang disebut Rangdha.

  • Reog Ponorogo

Beralih ke tarian dari daerah lainnya, Reog Ponorogo adalah salah satu budaya Indonesia asli yang dikenal luas di seluruh dunia. Tarian yang berasal dari daerah Ponorogo, Jawa Timur ini mengharuskan pemain utamanya mengenakan topeng Reog dengan berat hingga 50 kg. Dalam pementasannya, Reog sering mengeksplorasi cerita atau adegan yang bervariasi dengan tetap bertahan pada gerakan mengayun-ayunkan kepala Reog.

  • Sendratari Ramayana

Sesuai dengan namanya, Sendratari Ramayana menggabungkan konsep tari dan pertunjukkan drama tanpa dialog. Pertunjukannya didasarkan pada kisah pewayangan Ramayana khas Indonesia. Sejak dulu, sendratari ini sering kali dipentaskan di kawasan Candi Prambanan di Yogyakarta. Kegiatan ini menarik minat wisatawan lokal hingga asing karena keindahan tariannya, sekaligus panorama terbuka di sekitar candi.

  • Batik

Siapa yang tak kenal batik? Bahkan, orang luar negeri sering mengenakan batik setiap kali terdapat kesempatan yang berhubungan dengan Indonesia, sebagai bentuk penghargaan dan eratnya kebudayaan ini dengan negara kita. Batik memang kerap hanya dikenakan di acara formal, tetapi batik juga telah menjadi fashion item yang dapat dikenakan siapa saja, kapan saja dan dimana saja di zaman sekarang. Batik adalah kain bermotif yang dihasilkan dengan cara melukiskan lilin panas pada sebuah kain dengan alat yang disebut canting. Tidak berhenti pada kegemaran untuk memakainya, banyak orang yang menggemari kegiatan belajar membatik pula.

Itulah 10 budaya Indonesia yang tidak hanya dikenal luas di seluruh penjuru negeri, tetapi memiliki nama hingga seluruh dunia. Sebagai pemilik budaya-budaya tersebut, serta ragam budaya lainnya, baiknya kita selalu menjaga dan melestarikannya agar eksistensinya tetap ada di sekitar kita hingga kapan pun, baik di negara sendiri maupun dipresentasikan hingga ke luar negeri.

Mengenal Lebih Jauh Tentang Kalimat SPOK

Di antara sekian banyak pelajaran yang kita pelajari, ada satu mata pelajaran yang jika dilihat mudah namun sebenarnya tidak. Mata pelajaran itu tidak lain dan tidak bukan adalah Bahasa Indonesia. Meski setiap harinya kita sering sekali menggunakan bahasa Indonesia dalam percakapan serta menulis, namun nyatanya masih banyak orang yang kebingungan atau salah dalam penulisan kata seperti misalnya menulis kalimat efektif ataupun susunan kalimat spok. Nah, untuk itulah pada kesempatan kali ini akan kita bahas mengenai materi tentang kalimat.

Mengenal Unsur-Unsur Kalimat

Sebelumnya apakah Anda tahu apa yang dimaksud kalimat itu? Kalimat sendiri adalah susunan kata-kata yang memuat gagasan atau ide di dalamnya. Gagasan tersebut akan digambarkan melalui kalimat, baik disampaikan secara lisan maupun melalui tulisan. Pada sebuah kalimat, ada beberapa unsur yang membentuk suatu kalimat. Unsur-unsur pada kalimat antara lain:

  1. Subjek

Subjek adalah salah satu dari dua unsur wajib pada suatu kalimat. Subjek sendiri menunjukkan suatu hal, bisa sosok, benda, nama sapaan, masalah, atau hal lainnya. Subjek sering Anda temui di bagian awal kalimat. Biasanya subjek sering ditemui dalam bentuk kata benda (nomina), contoh “Andi adalah nama guru kami” atau “Akuntansi adalah pelajaran tentang pembukuan keuangan”. Subjek sendiri bisa dilihat apakah kata tersebut menjawab pertanyaan apa atau siapa. Meskipun subjek kadang menggunakan kata benda, bisa saja subjek menggunakan kata yang lain, seperti “Berdagang itu adalah kegiatannya sehari-hari”. Selain itu, subjek juga bisa diikuti oleh artikel ini dan itu, serta diikuti akhiran -nya.

  1. Predikat

Predikat adalah unsur wajib pada kalimat selanjutnya. Predikat sendiri menunjukkan penjelasan mengenai subjek. Umunya, predikat ditempatkan setelah adanya subjek meski tak jarang bisa berubah. Predikat sendiri bisa berupa kata kerja (verba), kata benda (nomina), kata sifat (adjektiva) atau yang lainnya. Predikat sendiri adalah kata yang bisa digunakan untuk menjawab pertanyaan bagaimana ataupun mengapa, meskipun bisa menjawab pertanyaan apa jika predikat berupa nomina penggolong dan berapa jika predikat adalah kata numeralia. Contoh dari predikat sendiri adalah “Toni sedang memasak ayam di dapur” atau “Harimau itu hewan mamalia.

  1. Objek

Objek adalah salah satu unsur kalimat yang digunakan untuk memperjelas predikat. Unsur ini wajib ada jika Anda menyusun kalimat aktif transitif. Predikat juga digunakan untuk melengkapi suatu kalimat sehingga memunculkan suatu ide yang utuh. Ciri dari sebuah objek sendiri adalah posisinya yang berada di belakang predikat tanpa adanya sisipan kata, contohnya adalah “Pihak kampus sedang menyusun persiapan tahun ajaran baru”. Selain itu, objek juga bisa berubah posisi menjadi subjek jika kalimat tersebut diubah menjadi kalimat pasif, contoh jika kalimat awal “Perusahaan dapat menciptakan lapangan kerja baru” jika diubah menjadi kalimat pasif maka menjadi “Lapangan kerja baru dapat diciptakan oleh perusahaan”.

  1. Keterangan

Keterangan adalah salah satu unsur yang sifatnya tidak wajib. Kegunaannya hanya untuk memperjelas kalimat sehingga informasi yang didapat semakin jelas. Biasanya, keterangan sendiri diikuti oleh preposisi seperti di, ke, dari, dengan dan lainnya. Ada beberapa jenis keterangan yang sering dipakai seperti keterangan waktu, tempat, cara, alat, sebab, tujuan dan lain sebagainya. Contoh keterangan adalah “Para guru sedang menyiapkan rapat untuk minggu depan” atau “Ibu memotong ayam dengan hati-hati”.

  1. Pelengkap

Pelengkap adalah unsur kalimat yang fungsinya juga untuk memperjelas sebuah predikat sehingga ide kalimat semakin jelas. Ada beberapa perbedaan dari pelengkap dengan unsur lainnya. Pelengkap sendiri tidak bisa dipasifkan dan jika sebuah kalimat bisa dipasifkan, maka pelengkap tidak bisa menjadi subjek selayaknya objek. Selain itu pelengkap pada umumnya juga tidak didahului oleh preposisi seperti sebuah keterangan.

Pola Kalimat Secara Umum

Setelah kita mengetahui beberapa unsur kalimat yang ada, kita akan belajar mengenai beberapa pola kalimat yang sering digunakan. Mungkin Anda hanya mengetahui pola kalimat spok saja. Padahal, ada beberapa pola kalimat yang lain. Berikut adalah beberapa contoh kalimatnya.

  1. Subjek – Predikat (SP)

Pola yang satu ini adalah pola kalimat yang sangat dasar. Kalimat ini hanya memiliki dua unsur saja, yaitu Subjek dan Predikat saja.

Contoh:

“Para satpam sedang berjaga”. “Para satpam” menunjukkan subjek sedangkan “sedang berjaga” adalah predikatnya.

  1. Subjek – Predikat – Objek (SPO)

Pola kalimat yang satu ini lebih lengkap dibanding sebelumnya karena memuat unsur Subjek, Predikat, dan juga Objek.

Contoh:

“Budi sedang membersihkan kamar”. “Budi” pada kalimat tersebut adalah subjek, “sedang membersihkan” adalah predikat dan “kamar” adalah objeknya.

  1. Subjek – Predikat – Pelengkap (SPPel)

Pola kalimat yang satu ini terdiri dari Subjek, Predikat, dan juga Pelengkap.

Contoh:

“Tono sedang berlatih sepakbola”. “Tono” menunjukkan subjek, “sedang berlatih” adalah predikat dan “sepakbola” adalah pelengkap.

  1. Subjek – Predikat – Keterangan (SPK)

Pola kalimat SPK terdiri dari unsur Subjek, Predikat, dan Keterangan.

Contoh:

“Joni pergi tadi pagi”. Kata “Joni” adalah subjek, “pergi” adalah predikatnya, serta “tadi pagi” adalah keterangannya.

  1. Subjek – Predikat – Objek – Pelengkap (SPOPel)

Pola kalimat ini lebih lengkap karena terdiri dari Subjek, Predikat, Objek, dan Pelengkap.

Contoh:

“Ibu membawakan Andi kotak makanan”. “Ibu” menunjukkan subjek, “membawakan” adalah predikat, “Andi” adalah objek, dan “kotak makanan” adalah pelengkapnya.

  1. Subjek – Predikat – Objek – Keterangan (SPOK)

Pola kalimat spok sendiri adalah jenis pola yang umum ditemui yang mengandung unsur Subjek, Predikat, Objek, dan Keterangan.

Contoh:

“Iqbal memasukkan baju kotor ke dalam keranjang”. “Iqbal” adalah subjek, “memasukkan” adalah predikat, “baju kotor” adalah objek, dan “ke dalam keranjang” adalah keterangannya.

Itulah tadi penjelasan materi bermanfaat tentang kalimat. Ternyata, belajar bahasa Indonesia tidak sesulit itu asal kita bisa memahami materinya secara mudah. Selamat belajar!

Mengenal AirBnB dan Cara Menggunakannya

Pernah membaca atau mendengar istilah AirBnB? Bisa jadi, kita mengetahuinya dari bacaan, serial atau film luar negeri. Ya, istilah ini adalah sebutan untuk layanan akomodasi dalam bentuk penginapan yang sudah familiar bagi mereka yang erat kaitannya dengan bidang traveling, atau sekedar mencari tempat tinggal baru. Jika di Indonesia kita lebih akrab dengan nama-nama seperti Traveloka, penggunaan AirBnB sebenarnya sudah lebih dulu ada dan bahkan mencakup jangkauan yang tidak kalah luas pula. Apa sajakah fakta tentang AirBnB, serta bagaimana cara memesan penginapan di sana?

Definisi AirBnB

AirBnB adalah layanan berbasis online yang menyajikan akses pada akomodasi dalam bentuk penginapan, mulai dari apartemen hingga rumah, yang lokasinya tersebar di seluruh dunia. Saat seseorang pergi berwisata, atau ketika seseorang membutuhkan sebuah tempat tinggal sementara untuk berbagai keperluannya, mereka dapat memanfaatkan layanan ini. Pemesannya dilakukan menggunakan akses internet.

Perbedaan AirBnB dengan Layanan Lain

Jika berbicara mengenai layanan online yang menyediakan fasilitas penginapan, kita dapat melayangkan pikiran pada nama-nama situs seperti Traveloka, Trivago dan lain sebagainya. Khususnya AirBnB, layanannya sering disamakan atau dibandingkan dengan Traveloka. Nyatanya, keduanya cukup berbeda.

Dari segi layanan, Traveloka dapat dikatakan lebih luas karena menyediakan fasilitas berupa pemesanan tiket perjalanan pula. Di sisi lain, AirBnB berfokus pada layanan pemesanan tempat tinggal. Pilihan tempat tinggalnya pun sedikit berbeda. AirBnB berfokus pada penyewaan tempat-tempat seperti apartemen, villa hingga rumah, dengan catatan tempat yang disewakan adalah milik warga setempat. Layanan ini dapat dihadirkan berkat kerja sama perusahaan dengan warga sekitar untuk berbagi keuntungan dalam hal menyewakan tempat tinggal.

Cara Menggunakan AirBnB

Pada dasarnya, penyewaan tempat tinggal melalui layanan ini dilakukan sebagaimana melakukan pemesanan secara online pada umumnya di era modern ini. Pemesanan dapat dilakukan melalui perangkat apa pun, kapan pun dan di mana pun. Pemesan hanya perlu memasukkan data berupa tanggal check in dan check out, serta memilih lokasi yang dikehendaki.

Lebih lanjut tentang cara pembayarannya, layanan ini juga menyediakan berbagai cara pembayaran untuk setiap kalangan pemesannya, mulai dari kartu kredit prabayar, pasca bayar, hingga PayPal. Jenis pembayaran kartu kreditnya pun bervariasi sesuai jenis yang dimiliki pemesan, mulai dari Visa, MasterCard dan lain sebagainya. Umumnya, pembayaran dilakukan dengan cara memasukkan data mengenai kartu kredit dan pemiliknya. Termasuk pada wilayah Indonesia, layanan ini masih hanya melayani cara pembayaran dengan kartu kredit. Sebagai referensi, sistem pembayaran yang diatur oleh layanan ini adalah pembayaran full di muka, alias tidak menerima DP terlebih dahulu untuk setiap pemesanannya.

Hal Lain tentang AirBnB

  • Apakah layanan ini terpercaya?

Perlu diakui, beberapa kasus penipuan pernah terjadi kaitannya dengan pemesanan melalui layanan ini, sama halnya dengan layanan online lainnya secara umum. Walaupun begitu, kita dapat bertindak waspada dan bijak dengan memerhatikan hal tertentu sebelum menyelesaikan pemesanan. Selain mendasarkan pemilihan tempat inap pada lokasi dan fasilitasnya, terdapat poin-poin penting untuk menghindarkan kita dari penipuan maupun kekecewaan dalam pemesanan.

Sebagai pemesan, kita harus meluangkan waktu untuk mengecek kualitas tempat penginapan, yaitu dapat dilakukan dengan membaca ulasan yang diberikan pemesan lain mengenai pengalaman menginap mereka sebelumnya. Selain ulasan, kita juga dapat menyaring pilihan tempat penginapan dengan mencermati rating atau penilaian yang diberikan oleh para klien sebelumnya. Pada akhirnya, sebaiknya kita tidak tergoda dengan harga. Pastikan harga suatu tempat penginapan sesuai dengan kualitas dan fasilitasnya, baik pada harga rendah maupun harga yang tinggi.

  • Adakah peraturan selama kita menginap?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, konsep menginap pada layanan ini adalah dengan memanfaatkan tempat tinggal warga setempat yang disewakan. Apakah itu berarti kita akan tinggal bersama pemilik tempat tinggal? Jawabannya bisa iya dan tidak, tergantung dengan sistem tinggal pemiliknya sendiri. Tempat menginap bisa jadi hanya disewakan dan dapat secara khusus ditempati oleh pengunjung. Maka dari itu, pemberlakuan peraturan lainnya seperti jam malam, sarapan, check in dan check out, serta jumlah minimal dan maksimal pengunjung tergantung pada kondisi sang pemilik tempat itu sendiri.

  • Apakah AirBnB termasuk layanan yang direkomendasikan?

Sejauh ini, layanan penyewaan apartemen, villa dan rumah dari AirBnB di Indonesia sudah cukup mudah ditemui, misalnya di beberapa kota wisata seperti Jakarta, Bandung, Bali, Lombok, dan Yogyakarta. Selain itu, layanan ini tentunya selalu dapat dijadikan alternatif yang tepat bagi wisatawan untuk memperoleh tempat tinggal yang aman, nyaman dan strategis pada daerah-daerah terkait. Menyoal harga, layanan ini menyediakan ragam pilihan tempat tinggal dengan fasilitas yang berbeda-beda pula. Maka dari itu, murah atau mahalnya harga sewa mengacu pada berbagai aspek termasuk fasilitas yang ditawarkan, serta kondisi budget penyewa itu sendiri. Sebagai referensi, AirBnB mampu menyediakan opsi tempat menginap dengan harga mulai dari 300 ribuan Rupiah.

5 Tempat Wisata Terkenal di Indonesia

Seberapa jauhkah Anda berani untuk melakukan penjelajahan ke berbagai tempat wisata di Indonesia? Indonesia adalah negara kepulauan terbesar, maka tidak heran jika ia memiliki hamparan pulau, gugusan gunung, serta jajaran pantai yang semuanya indah.

10 Tempat Wisata Favorit di Indonesia

Berikut adalah 10 tempat paling terkenal di Indonesia yang sering dijadikan objek wisata favorit.

  • Pulau Komodo

Tempat wisata ini ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO pada tahun 1986 silam. Tempat ini juga berhasil masuk dalam daftar tujuh keajaiban dunia pada tahun 2011. Pulau ini adalah satu-satunya habitat terbesar dari binatang yang dilindungi pula. Adalah Pulau Komodo, yang menjadi salah satu tempat terbaik untuk berwisata baik bagi warga lokal maupun asing.

Tidak hanya karena adanya komodo di salah satu pulau yang termasuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo ini, Pulau Komodo juga menyajikan keindahan daratan dan di bawah laut yang tak terelakkan. Di pulau ini, wisatawan dapat melakukan tur mengelilingi tempat penangkaran komodo, trekking, hingga snorkeling. Pulau ini berlokasi di Nusa Tenggara Timur.

  • Gili Trawangan

Lombok, Nusa Tenggara Barat memiliki Trio Gili dengan Gili Trawangan menjadi andalannya. Ketiganya memiliki keindahan pantai yang mampu menarik perhatian baik turis domestik maupun mancanegara. Secara khusus, Gili Trawangan memiliki ukuran yang besar dan menawarkan lebih banyak atraksi pada turis, mulai dari pantainya itu sendiri hingga tempat hiburan modern.

Untuk pengalaman menjelajahi pulau, para turis dapat menyewa sepeda atau kendaraan semacam delman. Di kawasan pantainya, mereka bisa berjemur dan menikmati sajian pasir pantai yang cantik. Lebih lanjut, turis juga dapat memperoleh pengalaman tak terlupakan dengan melakukan snorkeling.

  • Raja Ampat

Raja Ampat, yang berlokasi di bagian ujung Papua, mulai sering menjadi bahan perbincangan berkat kekayaan alam bawah lautnya. Hal ini bukan sesuatu yang biasa. The Nature Conservancy telah menyebutkan bahwa tidak kurang dari 75% biota laut dunia berlokasi di perairan ini. Perairannya juga disebut menjadi salah satu lokasi snorkeling terbaik di dunia.

Selain daya tarik kehidupan bawah lautnya, jajaran pulau-pulaunya juga patut diacungi jempol. Sempatkan untuk berjalan-jalan, serta lakukan kegiatan-kegiatan seru lainnya seperti trekking dan berbelanja di tempat yang ramai pula akan warga lokalnya. Sebagai referensi, waktu terbaik untuk mengunjungi Raja Ampat adalah pada bulan Oktober hingga November.

  • Candi Borobudur

Satu lagi tempat wisata Indonesia yang berhasil ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO, tepatnya pada tahun 1991. Adalah Candi Borobudur, kompleks candi Buddha di Jawa Tengah terbesar di dunia. Borobudur memiliki 72 stupa, 504 arca Buddha, serta satu stupa induk di puncak candi. Dengan panoramanya yang unik, wisatawan dapat menyaksikan ritual khusus setiap merayakan Waisak, dimana umat Buddha dari seluruh dunia akan berkumpul di sini dan menjalani kegiatan keagamaan, hingga melepaskan lampion sebagai simbol pengharapan.

  • Dieng Plateau

Beralih ke dataran tinggi, Dieng Plateau di Jawa Tengah tidak kalah menjadi tujuan favorit banyak wisatawan lokal maupun mancanegara, terutama yang menyukai pemandangan dari atas awan. Dengan ketinggian 2.000 mdpl, Dieng juga adalah sebuah kaldera yang memiliki deretan gunung aktif di sekelilingnya. Udara di Dataran Tinggi Dieng sangat dining, dan perjuangan untuk dapat mencapai puncaknya cukup menantang. Di sisi lain, wisatawan tetap dapat menemukan spot cantik di kakinya, seperti Bukit Sikunir, Kawah Sikidang dan Candradimuka, serta Telaga Tiga Warna.

  • Bali

Siapa yang tak kenal Bali? Tempat wisata yang menjadi primadona Indonesia ini harus masuk menjadi daftar tempat paling terkenal. Bali mampu menyajikan berbagai atraksi yang digemari turis dari berbagai asal dan kalangan. Bali memiliki pantai, pura yang tak jarang menjadi lokasi ritual keagamaan dan pertunjukan sendratari, hingga tempat perbelanjaan dan bar. Tempat yang dikenal juga dengan sebutan Pulau Dewata ini membuktikan bahwa aspek alam dan tradisional masih mampu menarik perhatian, bahkan hingga ke seluruh penjuru dunia.

Indonesia adalah juaranya untuk pilihan tempat wisata yang tak terhingga jenis dan atraksinya. Siapkah untuk menjelajah tempat-tempat terkenal di negeri kita ini?